Isi Berita

Rilis yang di buat oleh ARAska dalam melaksanakan tugas sebagai Jurnalis

Sabtu, 08 Oktober 2011

Yang Tidak Dapat Bantuan, Malah Menang Lomba Web

BANJARMASIN – Apabila SMA dan SMP membuat webblog, itu sudah wajar. Tetapi bagi Banjarmasin ada SD yang mempunyai webblog adalah sesuatu yang luar biasa. Apalagi memenangkan lomba Desain Web dan Blog Sekolah se-Kalsel.
Pada event tahunan yang dilaksanakan oleh Balai Teknologi, Informasi dan Komunikasi Pendidikan (BTIKP) Disdik Kalsel dalam festival e-Pendidikan tingkat daerah pada Minggu (10/10) yang lalu. Untuk tingkat SD hanya diikuti oleh dua sekolah yaitu SDN Pekauman 1 Banjarmasin dan SDN Internasional Kabupaten Banjar.
Prestasi dan kemauan dari SDN Pekauman 1 untuk mempelajari teknologi informasi internet dalam hal webblog merupakan usaha yang patut dibanggakan, karena mereka mampu mengalahkan SDN yang lebih maju dan berstandar Internasional.
Dibalik prestasi tersebut, terselip cerita lain yang menarik untuk disimak. Hj Mariaty Azizie SPd, Kepala Sekolah SDN Pekauman 1, menuturkan “kami bersyukur karena sudah menang, tapi kemaren kami dijanjikan untuk mendapat bantuan laboratorium komputer, setelah ada peninjauan dari Dinas Pendidikan Provinsi (Disdik Prov) bagin TIK. Ternyata malah tidak dapat, sedang yang dapat adalah SD lain. Padahal semua surat-surat yang diminta telah kami lengkapi.
Sebagai pemenang lomba Web tingkat daerah, SD kami akan mewakili Kalsel untuk lomba tingkat nasional. Sedang fasilitas kami disini tidak memungkinkan, sehingga agak berat rasanya bagi kami tiap hari harus ke warnet” tuturnya dengan ramah tetapi terkesan sedih, diruang kantornya pada Selasa (26/10) pagi.
Berbeda dengan sekolah lain yang dalam pembuatan blog untuk lomba terdiri dari dua atau tiga orang guru, sedangkan SDN Pekauman 1 hanya dilakukan oleh seorang guru.
M.Zain Arifuddin N MPd, guru bahasa Inggris yang mendesain Blog SDN Pekauman 1, berkata “saya juga tidak menyangka kalau blog yang saya buat akan menang.
Setelah menang saya mendengar isu, kalau saya akan dipindah ke SD yang mendapat bantuan laboratorium komputer. Untuk itu kami mengharapkan kepada Disdik Prov untuk membantu kami, paling tidak ada tindak lanjut dari janji bantuan laboratorium komputer kemaren“ pungkas guru muda ini dengan nada berharap, dan enggan untuk dipindah ke SD lain, karena ia sudah merasa senang mengajar di SDN Pekauman 1, walau fasilitasnya masih kurang. ara/mb05

-----------------
Di setor Jumat, 29 Oktober 2010
Di muat Senin, 01 Nopember 2010/ 24 Dzulkaidah 1431 H
-         dengan judul Menang Lomba Web, Malah Tak Dapat Bantuan
-         kolom Kotaku, Mata Banua halaman 5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar