Isi Berita

Rilis yang di buat oleh ARAska dalam melaksanakan tugas sebagai Jurnalis

Sabtu, 18 Februari 2012

060112-jumat(sabtu)-Pengenalan tari tradisional dari arsyad.doc

Photo: Arsyad Indradi

Pentingnya Mengenalkan Sejarah Tari Tradisional


BANJARMASIN – Mengajarkan dan melatih anak-anak (generasi muda) mengenal tarian-tarian tradisional daerah sejak dini, menjadi sangat penting bila menyangkut kelestarian kesenian tari tradisional tersebut. Walaupun pada akhirnya generasi muda ini kemudian mengenal dan lebih menggeluti seni tari modern.
Hal ini diungkapkan oleh Arsyad Indradi salah satu tokoh sastra Kalsel yang juga dikenal sebagai seorang tokoh tari tradisional Banjar, yang dalam perjalanan seni tarinya, akhirnya Arsyad lebih dominant dengan tari Japin.
Menurut Arsyad pada Kamis (5/1), apabila dasar-dasar tari tradisional daerah sudah dikenalkan sejak dini. Maka biarpun generasi muda di kemudian harinya lebih memilih untuk mendalami tari modern, tapi dasar-dasar tari tradisional daerah tadi akan tetap menjadi jiwa (roh) dari tarian apapun yang akan dipelajari.
“Pengenalan tari tradisional sejak dini, merupakan cara mengatasi pengaruh jajahan kebudayaan modern. Tentunya agar kebudayaan lokal tidak tergilas dan tertinggal” katanya.
Dewasa ini, memang perkembangan seni tari modern atau yang disebut trend, memang menuju pada tari kreasi. Karena tari kreasi dianggap layak di jual sebagai pertunjukan hiburan. Menanamkan tari tradisional sejak dinilah untuk mengatasinya.
Tidak hanya mengenalkan tari tradisionalnya saja, mengenalkan sejarah tarinya tidak kalah pentingnya. Sebab sejarah tari menjadi akar budaya. Kehilangan akar budaya akan menyebabkan kehilangan identitas.
Mengemas tari tradisi dengan tari kreasi atau tari modern lainnya. Mengemas kostum dan musik dengan kreatif antara musik modern dan tradisional, akan menjadi warna yang indah.
“Roh dari tari adalah seberapa kuat kekuatan sumber dari gerakan tari yang berdasarkan tari tradisi” ujarnya. ara/mb05

Tidak ada komentar:

Posting Komentar