Isi Berita

Rilis yang di buat oleh ARAska dalam melaksanakan tugas sebagai Jurnalis

Sabtu, 18 Februari 2012

100112-selasa(rabu)-BEM SEKA.2 (Dm.130112).doc

Pergerakan Mahasiswa Tidak Berarti Tanpa Dukugan Kampus


BANJARMASIN – Sejauh mana pergerakan mahasiswa Kalimantan selanjutnya pada 2012, tidak akan berlanjut seperti yang diharapkan. Apabila tiada dukungan sepenuhnya dari institusi pendidikan masing-masing.
Menurut Arif Syubhan, mantan Ketua BEM Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) periode kepengurusan 2011 dan sebagai Presidium Badan Eksekutif Mahasiswa se-Kalimantan (BEM SEKA) untuk Kalsel, pada Minggu (8/1) malam via telepon.
Bahwa ia dan penggerak awal BEM SEKA lainnya, akan mengawal dan memantau setiap perkembangan dari pergerakan mahasiswa Kalimantan. “Ini adalah sebuah jalan bagi mahasiswa Unlam untuk menunjukkan eksistensinya dalam pergerakan mahasiswa” kata Arif.
Di Unlam sendiri, sangat besar dukungan dari Pembantu Rektor (Purek) III Unlam, Prof Dr Ir H Idiannor Mahyuddin MSi. Yang mana dalam sambutan pembukaan pertemuan pertama Forum BEM se Kalimantan di Aula Rektorat Unlam Banjarmasin, pada Maret 2011.
Idiannor berpesan agar pergerakan menuntut pembangunan, harus dimulai dari para mahasiswa. Bahkan dengan pergerakan Forum BEM se-Kalimantan ini, juga bisa memberikan pesan aspirasinya hingga ke pemerintah pusat, terutama Presiden.
Kalau hanya terbentuk, tetapi apa yang diperjuangkan tidak sampai ke presiden, hal itu tidak berarti. Melalui Forum BEM se-Kalimantan, adalah sebuah kesempatan untuk mewujudkannya.
Berdasarkan penuturan Arif Syubhan, delegasi dalam pertemuan pertama forum BEM se Kalimantan, antara lain:
Universitas Ahmad Yani Banjarmasin, UNISKA Banjarmasin, IAIN Antasari Banjarmasin, STKIP PGRI Banjarmasin, STMIK Indonesia Banjarmasin, STIKES Muhammadiyah Banjarmasin, STIENAS Banjarmasin, STIEI Banjarmasin, ATPN Banjarbaru, STMIK Indonesia Banjarbaru, STAI Al Falah Banjarbaru, Politeknik Tanah Laut, Universitas Muhammdiyah Palangkaraya, Univ Palangkaraya (Unpar), dan Univ Mulawarman (Unmul). Sedang wakil BEM dari Kalimantan Barat berhalangan hadir.
Setelah melakukan studium general, dan rapat bersama pembentukan Forum Badan Eksekutif Mahasiswa se-Kalimantan. Akhirnya diputuskan pendeklarasian suatu aliansi, yang diberi nama Badan Eksekutif Mahasiswa se-Kalimantan.
Presidium BEM SEKA untuk Kalsel diwakili oleh Arif Syubhan (Ketua BEM Unlam), Kalteng diwakili Jusuf Rony (Ketua BEM Unpar) dan Kaltim diwakili Dimas Prasetyo (Ketua BEM Unmul). Serta menetapkan tuan rumah selanjutnya adalah IAIN Antasari, sekaligus sebagai Kongres Pertama BEM SEKA.
“Peserta deklarasi sepakat, pertemuan tersebut menjadi perjuangan awal mahasiswa se Kalimantan, dalam menyuarakan ke prihatinan daerah, serta memajukan pembangunan daerah hingga nasional” ujarnya. ara/mb05

Tidak ada komentar:

Posting Komentar