Isi Berita

Rilis yang di buat oleh ARAska dalam melaksanakan tugas sebagai Jurnalis

Jumat, 24 Februari 2012

190112-kamis(jumat)-syarat Pos Yandu Lansia (Dm.260112).doc

Photo: drg Hj Diah Ratnani Praswati

Posyandu Lansia di Kota Banjarmasin Masih Kurang


BANJARMASIN – Bagi orang tua yang sudah berusia lanjut (lansia), melakukan pemeriksaan kesehatan atau berobat ke Puskesmas yang jaraknya cukup jauh, sangat memberatkan. Beberapa warga di Kota Banjarmasin yang dalam lingkungan tempat tinggalnya banyak terdapat lansia, mengharapkan ada Posyandu lansia.
Seperti yang diungkapkan oleh Latifah (37) ketua RT 1, Kelurahan Alalak Selatan, beberapa waktu yang lalu kepada Mata Banua. Untuk tiga RT yang berdekatan saja yaitu RT 1, RT 2 dan RT 11, ada lebih dari 100 lansia yang rata-rata berusia 70 tahun.
“Pengobatan langsung di tengah masyarakat untuk lansia yang dilakukan Puskesmas, terakhir pada 2010. setelah itu tidak ada lagi. paling tidak di tiga RT kami yang saling berdekatan ini ada Posyandu lansia” katanya.
Dilain pihak, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Banjarmasin drg Hj Diah Ratnani Praswati, saat di hubungi via telepon, pada Rabu (18/1) siang. Ia menjelaskan, bahwa jumlah lansia dan jumlah balita di Kota Banjarmasin, hampir sama.
Ia juga mengakui, kalau Posyandu balita sudah banyak, sedang Posyandu lansia masih kurang. Posyandu balita ada sekitar 374, sedangkan Posyandu lansia hanya ada sekitar 63.
Menurut Kadinkes, dalam sektor kesehatan suatu siklus kehidupan manusia, adalah berupaya untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Dimulai dari masa kehamilan dan masa persalinan/kelahiran, bayi/balita sd remaja. Kemudian pasangan yang subur hingga lansia.
Minat masyarakat membawa anaknya ke Pos Yandu balita cukup tinggi, sehingga apabila Puskesmas membuat Posyandu balita di suatu wilayah, tidak menjadi sia-sia. Berbeda dengan Posyandu lansia, harus ada keinginan dan peran serta masyarakat untuk membuat Posyandu lansia.
Dinkes dan Puskesmas akan memberikan kemudahan kepada masyarakat, apabila ingin membuat Posyandu lansia. Minimal 3 RT dalam dalam suatu kelurahan, bisa mengajukan permohonan pembuatan Posyandu lansia.
Apabila di suatu RW atau beberapa RT sudah ada Posyandu lansianya, maka tim kesehatan dari Puskesmas, setiap bulannya akan membantu pelayanan kesehatan, pengobatan gratis, dan pemeriksaan laboratoriaum dasar.
“Tentunya kami mengharapkan peran serta masyarakat, agar Posyandu lansia bisa kita wujudkan. Silahkan ajukan proposal, atau berkonsultasi dulu dengan petugas yang ada di Puskesmas” ujarnya. ara/mb05

Tidak ada komentar:

Posting Komentar