Isi Berita

Rilis yang di buat oleh ARAska dalam melaksanakan tugas sebagai Jurnalis

Sabtu, 25 Februari 2012

060212-senin(selasa)-Kuntau Dijadikan Event.doc

Photo: mb/ara
KUNTAU – Memperkenalakan kuntau dalam pementasan teater, seperti yang dilakukan Posko La Bastari Kandangan

Kuntau Dijadikan Event Festifal Tahunan se Kalsel


BANJARMASIN – Sampai saat ini event kuntau hanya dilestarikan oleh beberapa daerah tertentu di Kalsel, khususnya di Hulu Sungai Utara yang mencakup Banua Lima. Kuntau belum menjadi event provinsi.
Hal inilah yang mendorong Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) di Kalsel, ingin lebih melestarikan kuntau di kalangan pelajar sebagai generasi pewaris budaya daerah. Serta membuat sebuah event tahunan festival kuntau se Kalsel, ungkap Drs H Widharta Rahman, sekertaris IPSI Kalsel pada Sabtu (4/2) siang, kepada Mata Banua.
“Event kuntau ini akan kami tingkatkan pelaksanaannya setiap tahun se Kalsel, saat ini masih kami kordinasikan dengan instansi terkait seperti Dinas Pariwisata dan Olahraga, karena kuntau ini juga mempunyai unsur budayanya. Mudah-mudahan di 2012 ini bisa dilaksanakan” katanya.
Ia juga mengharapakan partisipasi Taman Budaya (TB) Kalsel untuk turut melestarikan kuntau. Pada masa kepemimpinan Drs H Syarifuddin R (1995 – 1998), sebagai kepala TB Kalsel, pernah menyelenggarakan festival kuntau di TB.
Di lain pihak, menurut Syarifuddin pada Minggu (5/2) sore. Untuk mengenalkan kuntau sebagai warisan budaya daerah, juga menjadi tanggung jawab seniman. Seperti kreatifitas seniman dalam memadukan adegan perkelahian dalam pertunjukan teater. “Ini akan sangat menarik untuk disaksikan” ujarnya.
Dari pantauan Mata Banua, baru-baru ini yang menampilkan kuntau dalam teater dilakukan oleh Posko La Bastari Kandangan dalam pagelaran Mamanda Tubau. Yaitu pada pagelaran Festival Kesenian Daerah Banjar (FKDB), pertengahan Desember 2011 yang lalu, di Gedung Balairung Sari TB Kalsel. ara/mb05


Tidak ada komentar:

Posting Komentar