Isi Berita

Rilis yang di buat oleh ARAska dalam melaksanakan tugas sebagai Jurnalis

Minggu, 25 Desember 2011

230311-rabu(kamis)-sambutan wisuda ke.69 Unlam


Photo: mb/ara
UNLAM - Wisuda yang ke 69 untuk lulusan program S2, S1, dan S0 Unlam di Gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin.

Tantangan Multi Dimensional Bagi Para Sarjana Unlam

BANJARMASIN – Untuk menghadapi Era Globalisasi dan Otonomi Daerah (Otda), sarjana yang mempunyai perspektif wawasan, perspektif orientasi tugas dan perspektif kompetensi, menjadi sesuatu yang mutlak dimiliki oleh lulusan sarjana.
            Hal tersebut diatas, merupakan rangkaian dari sambutan Rektor Universitas Lambung Mangkurat (Unlam), Prof.Dr.Ir.H.Muhammad Ruslan,MS dalam wisuda yang ke 69 untuk lulusan program S2, S1, dan S0, pada Rabu (23/3) kemaren di Gedung Sultan Suriansyah Banjarmasin.
            Kemudian, Ruslan menambahkan “yang sangat penting bagi wisudawan adalah menunjukkan prestasi dan pencitraan sebagai alumni ditengah-tengah masyarakat. Karena prestasi yang sebenar-benarnya adalah prestasi dalam melakukan pengabdian untuk pembangunan masyarakat, dan hal ini jauh lebih sulit dibandingkan dengan upaya mencapai prestasi akademik di bangku kuliah.
            Ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah didapatkan oleh wisudawan di kampus Unlam ini, merupakan tambahan modal yang sangat penting sebagai sosok seorang sarjana untuk terjun ke masyarakat, dalam rangka mengembangkan karir dimasa yang akan datang. Baik karir di instansi pemerintah maupun swasta dengan tantangan yang bersifat multi dimensional” ujarnya.
            Menurut Ruslan “salah satu tantangan bagi sarjana adalah penyerapan tenaga kerja yang rendah. Bahkan beberapa lulusan bidang tertentu penyerapan tenaga kerjanya relatif rendah, sehingga kadang-kadang pendidikan tinggi diisukan sebagai penghasil pengangguran yang terdidik.
            Oleh karena itu, pelaksanaan tugas atau pekerjaan bagi para sarjana dalam rangka mengabdi kepada masyarakat, bersamaan dengan globalisasi dan kecanggihan informasi yang telah menembus batas Negara. Hal ini berakibat, perspektif wawasan Sumber Daya Manusia (SDM) tidak harus menyempit kedaerahan, tetapi sebaliknya harus mengglobal untuk kepentingan lokal” katanya.
            Selanjutnya, Gubernur Kalimantan Selatan, H.Rudy Ariffin dalam sambutannya yang dibacakan oleh asisten III bidang administrasi provinsi Kalsel, Drs.M.Rudi.M.SE, mengatakan “disaat kondisi kehidupan kita yang penuh dengan tantangan dan kompetisi yang sangat tinggi saat ini, memang pada gilirannya menuntut Unlam sebagai institusi pendidikan tinggi harus lebih proaktif dan memiliki sensitivitas terhadap perkembangan masyarakat.
            Untuk itulah secara internal Unlam hendaknya terus mendorong dan membangun masyarakat kampus yang modern, sekaligus mampu menjaga dinamika kehidupan kampus yang harmonis dalam rangka menghasilkan generasi penerus dan SDM yang lebih baik dan berkualitas.
            Bagaimanapun kita berharap Unlam ke depan terus berkembang dengan baik dan dapat menjadi universitas yang memiliki keunggulan dalam berbagai program studinya harus sudah teruji.
            Sehinga mampu menghasilkan SDM berkualitas, kreatif dan inovatif, serta tenaga-tenaga yang memiliki penguasaan di bidang sains dan teknologi.
            Dan saya ingatkan, bahwa apa yang dicapai para sarjana pada hari ini bukan akhir perjuangan dalam menuntut ilmu. Karena perjuangan selanjutnya adalah harus mampu mengaktualisasikan diri dalam masyarakat” pungkasnya. ara/mb05

Tidak ada komentar:

Posting Komentar