Isi Berita

Rilis yang di buat oleh ARAska dalam melaksanakan tugas sebagai Jurnalis

Jumat, 30 Desember 2011

110411-senin(selasa)-seminar ponpes


Photo: mb/ara
PONPES – Seminar Regional Pendidikan Islam se Kalsel yang dilaksanakan Ponpes Modern Al-Furqan Banjarmasin pada 9 April 2011

Ponpes Al-Furqan Berbenah Diri

BANJARMASIN – Perkembangan zaman dan teknologi membuat banyak pesantren berbenah diri meningkatkan kualitas pendidikannya. Tidak banyak pesantren yang berada dilingkungan perkotaan, sebagian besar pesantren berada dipinggiran kota ataupun berada di pedesaan.
Sehingga pesantren yang berada dilingkungan perkotaan akan menghadapi tuntutan masyarakat akan arus globalisasi yang lebih besar. Oleh sebab itu, untuk meningkatkan kualitas lembaga pendidikan yang berada dibawah naungan Muhammadiyah, maka Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Al-Furqan Banjarmasin mengadakan Seminar Regional se Kalsel pada 9 April 2011 yang lalu.
Pendidikan Islam di Era Global menjadi tema kegiatan. Peserta yang mengikuti seminar tidak hanya dari lingkungan pengajar dan dosen di Banjarmasin saja, tapi juga dari beragam daerah yang ada di Kalsel. Sebagai nara sumber seminar, yaitu:
Pertama, Direktur Pendidikan Islam Kementrian Agama RI, Dr H Imam Tholkhah MA, yang memaparkan topik pembicaraan mengenai Kebijakan Pendidikan Islam.
Ke dua, Rektor Universitas Muhammadiyah Malang, Dr H Muhadjir Effendi MAP,  yang memaparkan topik pembicaraan mengenai Prospek Pendidikan Islam di Era Global.
Ke tiga, Penulis dan pakar manajemen pendidikan Islam, Prof Dr H Mujamil Qomar, yang memaparkan topik pembicaraan mengenai Potret Manajemen Pendidikan Islam pada Madrasah dan Ponpes Antara Kenyataan dan Harapan.
Dalam sambutan pembukaan seminar, Ketua Wilayah Muhammadiyah Kalsel Prof Dr H A Khairuddin MAg, mengatakan” tema yang diangkat ini, merupakan tema yang sangat penting. Karena pendidikan kita masih tertinggal, maka perlu melakukan terobosan-terobosan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.
Saat ini adalah era tantangan bagi pondok pesantren dalam menghadapi era modern. Oleh karena itu, pendidikan dalam lingkungan Muhammadiyah, mempunyai keinginan untuk terus melakukan pengembangan-pengembangan. Baik dari aspek sistem, metodologi dan lainnya. Muhammadiyah kalsel, akan terus berkarya agar bermanfaat bagi semua orang” ujarnya.
Dilain pihak, Direktur Ponpes Modern Al-Furqan, Drs H Murhan Zuhri MAg dalam wawancara dengan Mata Banua diantara kegiatan seminar, berkata “mudah-mudahan apa yang diseminarkan ini menjadi masukan untuk kami dan bisa diterapkan secepatnya dalam pendidikan kami.
Tiap tahun seminar seperti ini akan terus diagendakan. Kami juga akan melaksanakan kegiatan-kegiatan lomba, yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa seperti seni, olah raga serta lainnya.
Mudah-mudahan perkembangan Ponpes Al-Furqan dari tahun-ketahun bisa semakin meningkat. Peningkatan ini bisa dibuktikan dengan 100 persen jumlah kelulusan siswa pada tahun lalu, dengan nilai rata-rata UN 8,7. Untuk tahun ini persipan UN sudah dilaksanakan sebaik-baiknya” ujarnya.
Lanjut Murhan “jumlah siswa seluruhnya, ada 623 dari Ibtidaiyah, Sanawiyah, dan SMA. Diharapkan pada tahun ajaran baru ini bisa mencapai 900 siswa. Kami sudah mempunyai fasilitas lab dengan 36 unit komputer. Nantinya akan memperluas ruangan perpustakaan dan melengkapi buku-bukunya.
Tahun ini Ponpes Al-Furqan akan menambah dua lembaga pendidikan lagi. Pertama,  membuka Madrasah Diniyah Awaliyah untuk murid-murid SD yang ingin belajar Agama, pada sore hari dari pukul 16.00 sd pukul 17.45 wita. Ke dua membuka SMK Farmasi, yang penerimaan siswanya dimulai pada awal Mei ini” pungkasnya. ara/mb05

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar